Skip to content


Antar Jemput

Nyepi adalah waktunya pulang ke Bali. Sudah jadi pakem dan kerinduan untuk Nyepi di Bali. Selalu menyenangkan saat mesti berangkat ke Airport Soekarno Hatta untuk menuju ke Bali. Perasaan girang akan berkumpul dengan orang-orang yang dicintai mengalahkan lelahnya menembus traffic Jakarta di sore hari.

Menuju Airport juga merupakan momen-momen perpisahan. Disaat saat seperti ini ada juga perasaan sedih. Harus meninggalkan orang yang kita cintai disatu tempat, walaupun akan bertemu lagi dengan orang-orang yang kita cintai ditempat lain. Di Bali, untuk kepulangan Nyepi kali ini saya dijemput oleh kakak yang telah mendahului datang ke Bali untuk Nyepi. Dia sehari harinya berdomisili di Perth. Setelah Nyepi dan harus kembali ke Jakarta, orang tua mengntarkan sampai gate Ngurah Rai, waktunya harus berpisah dengan mereka untuk kembali lagi melanjutkan rutinitas di Jakarta. Continued…

Posted in Opinion. Tagged with , , , .

Pilih Caleg Yang Ramah Lingkungan

Gedung MPRSaat ini, seluruh area strategis di Bali telah dijejali dengan gambar diri para calon anggota legislatif (Caleg). Banyaknya partai, mengakibatkan banyak caleg, banyak caleg berarti banyak baliho. Barisan poster ukuran raksasa ini membuat pandangan mata sepanjang perjalanan saya dari airport Ngurah Rai ke rumah di Klungkung menjadi sumpek.

Aneka warna, ukuran, pose dan kostum ditampilkan kepada publik. Di Bali rata-rata para caleg akan berpose dengan pakaian adat Bali. Berpakaian adat dianggap merupakan jualan paten untuk bisa dipilih oleh orang-orang Bali. Ada juga yang cukup mengejutkan dengan memakai pakaian pertunjukan sendratari. Diselidiki lebih detail ternyata caleg ini adalah seorang pemain drama gong (teater tradisional Bali) yang cukup terkenal di jaman dulu. Pose panganjali, dengan kedua tangan dipertemukan didepan dada menjadi favorit. Semuanya berusaha menampilkan kesan mengayomi, aspiratif, cerdas dan tak lupa jujur bebas korupsi. Sebuah baliho caleg di perempatan Pantai Sanur cukup membuat saya tersenyum geli. Lagaknya seorang foto model, seorang caleg wanita berpose sambil menoleh genit kearah belakang. Susah kita membedakan antara niatan mau jadi calon legislatif atau mau ikut kontes putri Indonesia. Continued…

Posted in Politik. Tagged with , , , , , .

Arti Kehadiran SBY

Hari Jumat 1 Agustus 2008, saya mengunjungi kota Kendari untuk kali kedua. Sampai tanggal 3 Agustus akan berlangsung Pesamuan Agung yang dirangkai dengan acara Utsawa Dharma Gita Nasional sampai tanggal 8 Agustus. Pesamuan Agung merupakan rapat tahunan pimpinan organisasi Parisada termasuk para Pendata Hindu yang terhimpun dalam Sabha Pandita. Sedangkan Utsawa Dharma Gita semacam MTQ nya Hindu dengan penekanan pada nyanyian sloka-sloka Hindu.

Kota Kendari terlihat berbenah untuk menyambut acara ini. Mulai dari penyambutan di Airport sepanjang jalan sampai ke penginapan terlihat semarak. Baliho dalam ukuran raksasa juga telah dipasang di titik strategis. Sebagian besar isi Baliho adalah memberi ucapan selamat datang bagi para tamu dari seluruh provinsi serta sambutan bagi kehadiran Bapak Presiden dan Ibu yang rencananya membuka acara. Continued…

Posted in Non Profit. Tagged with , , , , , .

Konsistensi dalam Mengelola Organisasi Non Profit

Saya jadikan konsistensi sebagai catatan khusus dalam mengelola organisasi non profit karena 3 alasan. Pertama karena sikap tidak konsisten adalah perusak dahsyat bagi karakter organisasi. Kedua, konsistensi dapat dijadikan tolak ukur bagi kesuksesan pemimpin. Alasan ketiga adalah karakter tidak konsisten ternyata telah menjadi budaya di hampir seluruh organisasi non profit di Indonesia.

Tahun 2003, saya menjadi pengurus Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) sebagai ketua Organisasi dan Kaderisasi. Saya dilantik bersama 30 pengurus yang lain di Bandar Lampung. Tiga tahun selanjutnya merupakan drama ketidakkonsistenan dari para pengurus. Satu demi satu para pengurus menghilang. Dari seluruh pengurus yang dilantik, yang bisa bertahan sampai masa kepengurusan berakhir tidak lebih 10 orang. Tahun 2005 saya terlibat dalam sebagai salah satu ketua di DPP KNPI. Lakonnya berbeda, alur ceritanya kurang lebih sama. Kali ini jumlah pengurus sangat dahsyat, lebih dari duaratus orang. Setelah hampir 3 tahun berjalan, jumlah pengurus yang hadir dalam rapat pleno sampai saat ini seringkali tidak lebih dari 30 orang. Continued…

Posted in Non Profit. Tagged with , , , , , .

PEMILIHAN KETUA IKASTARA

Sebulan ini saya asik “berpesta” dalam kampanye pemilihan Ketua Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara). Official forum  di ikastara.org,  atau mailing list alumni adalah wadahnya pesta opini. Sedangkan pusatnya nya pesta, baru akan berlangsung tanggal 28 Juni di Salemba, Jakarta.

Beberapa kawan alumni bertanya, “kok heboh banget sih dengan Ikastara? Pasti ada kepentingan ya?” .
Saya justru balik bertanya, “Emang salah ya kalau ada kepentingan ?”

Kepentingan saya memang cukup besar terhadap Ikastara sehingga merasa wajib memberi perhatian. Bagi saya dan beberapa rekan yang  lagi bareng “berpesta”, Ikastara adalah rumah. Namanya rumah, sudah semestinya dong bagus, indah dan bisa menghangatkan keluarga. Demikian pula Ikastara, merupakan rumah dimana saya ingin bisa berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang nyaman dan saling membangun. Continued…

Posted in Politik. Tagged with , , .

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes